“Gerakan Beli Indonesia” Imbau Masyarakat Cintai Produk Lokal

POSTED ON September 7th  - POSTED IN Berita

Untuk meningkatkan daya saing produk lokal, Gerakan Beli Indonesia terus menggalakkan masyarakat membeli hasil produksi dalam negeri.

Guna membangun kesadaran masyarakat mencintai produk lokal, Gerakan Beli Indonesia akan mengadakan kongres di Gedung Smesco Jakarta pada 3-5 Oktober mendatang.

Demi Kepentingan Bangsa, Kita Harus Berani Gelut!

POSTED ON August 23rd  - POSTED IN Berita

iibf-indonesia.com, Semarang – Di berbagai belahan dunia, banyak negara sudah melakukan penjanjian perdagangan bebas sebagai bagian dari globalisasi. Bahkan China pun terus mendorong agar tumbuhnya zona perdagangan bebas di kawasan-kawasan termasuk di Asia, terciptanya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan rancangan perdagangan bebas benua Afrika menjadi bukti bahwa proses globalisasi terus berlangsung.

IIBF Basic untuk Mempermudah Pintu Masuk ke IIBF

POSTED ON August 5th  - POSTED IN Berita

iibf-indonesia.com, Semarang – “Bagaimana caranya bergabung atau menjadi anggota IIBF?” pertanyaan ini sering muncul, sayangnya jawaban yang diberikan masih beragam.  Sebagai organisasi yang memfokuskan diri pada pembangunan karekter pengusaha sebagaimana tujuan di bentuknya yaitu ada untuk menciptakan pengusaha yang berbisnis layaknya pebisnis kelas dunia dan berprilaku layaknya muslim yang bertaqwa, sehingga tantangannya bukan semata menjawab pertanyaan masuk menjadi anggota layaknya rekrutmen sebuah organisasi bisnis yang ada di Indonesia tetapi juga harus mampu membuat calon anggota memahami visi, tujuan, nilai-nilai yang dibangun serta apa yang diperjuangkan oleh IIBF.

IIBF Tanda Tangani Project Senilai 1,9 Triliun dengan Hidayatullah

POSTED ON August 4th  - POSTED IN Berita

iibf-indonesia.com, Semarang – salah satu tolak ukur pertumbuhan ekonomi sebuah negara yang lazim digunakan saat ini adalah dilihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) nya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 sebesar 4,79 dan PDB mencapai Rp 11.540,8 triliun dimana PDB per kapita mencapai Rp 45,2 juta atau US$ 3.377,1. Sayangnya index gini pun ikut meningkat, tercatat pada 2015 mencapai 4.3, artinya di tengah pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi namun kesenjangan semakin melebar, untuk bangsa seperti Indonesia dengan luas wilayah yang luas, jumlah penduduk menempati urutan ke empat terbesar di dunia, latar belakang suku, budaya dan bahasa yang berbeda, kesenjangan yang terus melebar bisa menjadi potensi bahaya tersendiri.