Menatap Kejayaan Bisnis Indonesia 2020

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
Dunia usaha tentu sangat lekat dengan keberhasilan dan kegagalan. Adalah kegagalan yang masih saja menjadi momok bagi mereka yang ingin menapaki dunia usaha. Padahal, banyak orang yang meraih sukses setelah lama jatuh bangun merintis usahanya. Namun, tak sedikit pula memang yang selalu gagal dalam usahanya, meski berbagai cara dan upaya telah dilakukan.

Ketika pertanyaan demi pertanyaan tentang kegagalan ini selalu hadir dalam benak para pengusaha, sebuah upaya untuk membangun citra sekaligus kualitas usaha diperkenalkan oleh Ir H Heppy Trenggono M Kom. Chief Executive Officer (CEO) United Balimuda ini merintis sebuah ‘gerakan’ membangun pribadi muslim yang tangguh dalam bidang usaha dan entrepreneurship.

Wirausaha Terlupakan

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita

Mentalitas menjadi faktor penting dalam dunia wirausaha yang semakin terlupakan. Padahal, mentalitas wirausahawan juga dapat dipakai untuk mengatasi permasalahan di luar bidang usaha. “Orang cenderung mengandalkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki untuk memulai sebuah usaha. Mereka lupa bahwa mental dan sikap perlu terus diperbaiki,” kata Chief Executive Officer PT United Balimuda Heppy Trenggono dalam pelatihan dan lokakarya wirausaha di Gedung Prof Sudharto Universitas Diponegoro Semarang, Senin (4/5). Acara yang berlangsung 4-5 Mei 2009 ini diikuti sekitar 1.300 peserta. (DEN)

Terorisme Tak Berpengaruh Besar terhadap Iklim Usaha

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
SEMARANG – Isu terorisme tidak akan banyak berpengaruh terhadap iklim usaha di Indonesia, apabila pengusaha memiliki potensi kuat dan semangat mereka tidak ikut larut dalam bayang terorisme.

“Dunia usaha akan tetap berjalan sesuai dengan ilmu ekonomi, bahwa hukum permintaan dan penawaran akan terus berjalan,” kata pendiri Indonesian Islamic Business Forum (IIBF), Heppy Trenggono, di Semarang, tadi pagi.

Menurut dia, isu terorisme memang sedikit memengaruhi iklim usaha di Indonesia, namun hal itu menjadi tantangan bagi para pengusaha untuk menunjukkan bahwa mereka bisa mengatasinya, terutama para pengusaha muslim.

Prihatin Kasus Pasuruan

POSTED ON December 31st  - POSTED IN Berita
(H Heppy Trenggono didampingi istri dan keluarga menggunakan helikopter saat pulang kampung di Kecamatan Bawang, Batang 27 September 2008)

Tragedi pembagian zakat di Pasuruan membuat H Heppy Trenggono MKom (40) prihatin. Namun pengusaha sukses asal Batang itu lebih prihatin melihat kemiskinan di mana-mana. Ia pun membagikan zakat untuk ribuan warga.Pagi itu, warga Bawang, mendadak riuh. Sebuah helikopter mendarat di Lapangan Pungangan, sekitar pukul 08.00. Siapa gerangan mereka? H Heppy Trenggono MKom (40), pengusaha sukses di jakarta datang didampingi istri Hj Dewi Yuniarti dan keluarganya.