Business Acument

  by

Bogor – “Banyak bisnis bagus di negeri kita, tetapi sangat sedikit pebisnis bagus. Banyak bisnis luar biasa, tetapi sangat sedikit corporate leader yag luar biasa” pernyataan Founder Balimuda Group Heppy Trenggono dalam CEO Forum bersama mahasiswa S2 Bisnis Institut Pertanian Bogor beberapa waktu yang lalu.

Bukan tanpa alasan, menurutnya, ternyata seorang  Business Leader yang bagus belum tentu menciptakan bisnis bagus tetapi bisnis bagus pasti lahir dari tangan seorang Business Leader yang bagus. Business Leader disini tidak sebatas pelaku profesional saja namun bagi yang masih memimpin dan menjalankan usahanya termasuk didalamnya.

Apa rahasinya untuk menjadi seorang business leader yang sukses, menciptakan bisnis yang bagus. Ada 4 atribut yang harus dimiliki menurut Presiden IIBF.

Pertama, Character anda People Skill. Karakter dan people skill adalah kekuatan yang luar biasa.  Tugas utama seorang pemimpin adalah membangun orang yang dia pimpim, dan mustahil dilakukan kalau dia tidak memiliki karakter. Maka itulah atribut pertama yang harus dimiliki seorang business leader.

Berbicara tentang bisnis, berbicara tentang ekonomi menurut Heppy adalah all aboaut people. Kalau kita paham ilmu tentang manusia, maka jadi orang kaya raya kita. Pengetahuan tentang manusia itulah yang dinamakan people skill.

“Yang namanya bisnis is not emotional skill, but intelectual skill. Kalau anda mengikuti ego anda ketika berhadapan dengan mitra atau patrner terlebih konsumen, anda tidak akan jadi orang kaya. Itulah people skill”.

Sama seperti halnya kaya dan miskin bukan sebuah keadaan, melainkan karakter. Maka entrepreneurship pun bukan sebuah perkerjaan tetapi cara bermain, playing rich, maka kalau bermainnya miskin seorang Business Leader juga tidak akan bisa membuat bisnis menjadi bagus.

“Apa sih karakter kaya itu? Karakter kaya itu lawannya karakter miskin. Berjualan itu karakter kaya apa miskin?, bermalas-malasan itu karakter kaya atau miskin?, memberi itu karakter kaya atau miskin?, membela produk saudara sendiri karakter kaya atau miskin?” tanya Heppy.

“Tidak ada satu orang pun leader yang berhasil tanpa memiliki skill jualan”

“Ketika membeli produk, pernah kah berfikir ini produk bangsa sendiri atau bangsa lain? Adakah yang lebih bodoh dari membeli air minum dinegeri sendiri dari orang asing? Maka jangan heran jika bangsa kita bisa membuat pesawat N250, CN 235 tetapi belinya MA60 buatan China. Padahal tahun 1980an mereka masih belajar ke IPTN. Mengapa demikian karena atribut kaya, karakter kaya belum kita punya”.

“Kalau anda punya keluarga membikin produk sabun, tetapi ketika membeli anda lebih memilih dari orang lain. Masuk akal ga?” tanya Heppy. Mentalitas miskin banyak melakukan hal-hal yang tidak masuk akal. Harus kita kikis habis dengan kesadaran dan mulai membangun karakter kaya. Takut pasti ada namun orang sukses memilih menaklukan rasa takut itu. Jadi jika bisa dilakukan setiap kali melangkah atau akan memutuskan, ini lebih kearah karakter kaya atau miskin maka anda akan menjadi seorang business leader yang sukses”.

Kedua, Leadership Skill. Apa sih itu? Leadership itu adalah seberapa mudah anda dalam memutuskan sesuatu, menunjukkan seberapa kuat leadership anda. Seorang pemimpin banyak melakukan hal yang tidak populer, dalam kontek bisnis memberhentikan karyawan adalah contohnya.

Heppy mengaku sering mendapat pertanyaan seputar pemecatan karyawan, “pernahkah bapak memecat karyawan”. Menurutnya orang yang tidak pernah memecat karyawan tidak bisa membangun. Ketika ada karyawan yang melakukan pelanggaran berat tapi didiamkan yang lain akan segera mengikuti dalam waktu yang tidak lama. “ Ada karyawan yang ambil uang, tidak di tindak, maka yang lain juga akan segera mengikutinya, karena mereka fikir kejujuran tidak penting di kantor ini” ungkapnya memberi contoh.

Ketiga, Technology Of Achievement. Setiap orang sukses punya kiat dan jalan menuju suksesnya masing-masing dan itu bisa di pelajari, itulah yang dimaksud technology of achevement, kunci suksesnya seseorang, dimana setiap orang memiliki pendekatan sendiri-sendiri. Hal ini juga menunjukkan karakter seseorang.

Keempat, Business Acument. Kecerdasan Bisnis.  Blueprint bisnis itu sederhana dan untuk menjadi seorang business leader yang sukses anda harus memahami hal itu. Kalau tidak kalian akan terjebak pada “aliran sesat” alias tidak mengikuti kaedah bisnis.

Didalam bisnis yang dibangun adalah aset baik tengible  maupun intengible, demikian pula modal yang disetor juga untuk membangun aset. Aset untuk menciptakan sales, sales untuk menciptakan profit. Profit itu untuk menciptakan cash. Banyak pengusaha malah berhenti hingga profit. Maka pastikan kalian sangat memahami tentang blueprint bisnis. Apapun jenis bisnis yang dijalankan, perjalanannya sama.

Tidak ada yang instan, semua membutuhkan proses. Untuk menjadi seorang business leader yang sukses mulai dari sekarang, bangun keempat atribut tadi. ANS