Saturday, 20 September 2014
One Month Entrepreneur Disambut Antusias
Written by Administrator    Sunday, 21 March 2010 19:26    PDF Print E-mail


Semarang (22/6). Sebanyak 340 orang mengikuti seleksi penerimaan peserta One Month Entrepeneur (OME) di kantor IIBF Jawa Tengah, Jl. Simongan Raya 69 Semarang, Jawa Tengah. Calon peserta ini didominasi oleh kalangan mahasiswa dari perbagai perguruan tinggi di Semarang, Solo, Salatiga, Kendal, Demak dan Pekalongan. Ada juga peserta dari kalangan dosen, pegawai dan pebisnis pemula. Sari Ayu Wulandari, seorang dosen Unisula, mendaftar bersama empat orang mahasiswanya.”Saya dengan mahasiswa saya ini sudah menjadi satu tim. Dan begitu melihat pamflet tentang acara ini kami langsung mendownload formulirnya. Harapannya sih diterima,” kata Sari.
 
Pendaftaran hanya  dibuka selama 2 minggu dari tanggal 1 - 15 Juni 2010. Dan Panitia akan menyeleksi untuk mendapatkan 20 kelompok. Tiap kelompok beranggotakan lima orang. “Program ini harus berkelompok. Karena perusahaan tidak bisa dijalankan sendirian tetapi harus tim,” kata Project Officer  OME, Mashudi.  Pengumuman untuk tim yang lolos dapat dilihat di website IIBF (www.iibf-indonesia.com) dan pemberitahuan langsung kepada yang bersangkutan.  
 
Bagi tim yang lolos akan dikenakan biaya sebesar Rp.100 ribu/orang. Setelah itu mereka mengikuti entreprenial training dari coach IIBF sebelum menjalankan program ini. Selama mejalankan program ini para peserta akan didampingi oleh IIBF Ambassador, yakni para pengusaha pemula yang telah mendapatkan Business Training dan sertifikasi IIBF.  
 
Bagi yang tidak lolos, ada nggak gelombang kedua? Karena saya ingin sekali menjadi pengusaha, pak?” tanya seorang peserta dari Pekalongan. Hampir semua peserta memiliki semangat dan kemampuan yang merata dalam menjawab pertanyaan tim seleksi. Sehingga sangat sulit untuk menentukan tim yang mana saja yang akan lolos dalam program ini.
 
Acara yang digagas oleh presiden IIBF, Heppy Trenggono ini rencananya akan diadakan di setiap kota besar. Sebagai bagian dari upaya IIBF untuk mencetak sejuta pengusaha Indonesia yang kuat tahun 2020. “Keluar dari program ini peserta akan memahami bagaimana caranya membangun perusahaan dan memulai bisnis,” tegas Mashudi. Menurut Mashudi, setelah Semarang program serupa akan diadakan di Solo dan Jogjakarta. (Sodik)
 
Last Updated ( Monday, 28 June 2010 14:51 )