Tuesday, 21 October 2014
IIBF - Kemenakertrans Kerjasama Bangun Entrepreneurship
Written by Administrator    Sunday, 21 March 2010 19:26    PDF Print E-mail

Bekasi, 01/09/2010, IIBF dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi menjalin kerjasama untuk membangun para entrepreneur. Kerjasama ini tercapai dalam pertemuan di kantor Balai Besar Peningkatan Produktifitas, Menakertrans. IIBF dihadiri langsung Presiden IIBF, Heppy Trenggono, Sekjen Aswandi As’an dan Direktur Program, Edi Cahyanto. Sedangkan dari pihak Menakertrans diwakili empat pejabat eselon dua yang dipimpin Kepala BBPP (Balai Besar Peningkatan Produktifitas) Menakertrans, Nora Ekaliana.

“Saya terinspirasi betul dengan pembinaan entrepreneur yang dilakukan IIBF dengan program OME yang di Semarang itu,”
 kata Nora. Kesan terhadap program OME (One Month Entrepreneurs) karena dalam program itu para peserta tidak hanya diberi training tetapi juga pendampingan oleh para ambassador. “Pola itu yang mau kita pakai karena tampaknya dari presentasinya para peserta betul-betul jadi. Karena itu kami minta IIBF dapat menjadi mitra kami untuk mengadakan program serupa dalam rangka menumbuhkan entrepreneur ini,”  lanjut Nora.

Menanggapi itu, Heppy Trenggono menyambut baik. Menurut Heppy tanpa peran pemerintah yang maksimal entrepreneurship tidak akan bertumbuh di negeri ini. “Karena itu entrepreneurship bukan hanya milik para pengusaha tetapi juga harus dimiliki pemerintah. China tidak mungkin bisa berkembang sepesat sekarag jika Deng Xiao Phing tidak memiliki jiwa entrepreneurship,” ungkap Heppy. IIBF, kata Heppy, memiliki banyak anggota yang semuanya adalah player, pebisnis betulan. Mereka ini adalah orang siap untuk menjadi Ambassador atau pendamping bisnis.

Usai pertemuan, Presiden IIBF dan Tim diajak untuk meninjau fasiltas gedung BBPP yang baru selesai dibangun. Di gedung yang menghabiskan biaya Rp. 40 miliar itu akan digunakan untuk pelaksanaan beragam program pelatihan para ambassador atau pendamping bisnis dan para peserta. “Kita ingin memakmurkan gedung ini dengan program-program entrepreneurship yang kita bicarakan tadi, Pak,” kata Nora. Program perdana yang akan dilaksanakan adalah Ambassador Camp, pelatihan pendampingan bisnis yang akan dilaksanakan  pertengahan Oktober 2010. (AA) 
 
Last Updated ( Tuesday, 07 September 2010 09:31 )