| Presiden IIBF Talkshow Bersama Menakertrans | ||||
|
|
Jakarta, 29/09/2010. Presiden IIBF, Heppy Trenggono menggelar talkshow bersama Menakertrans, Muhaimin Iskandar di Kemenakertrans Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Talkshow ini merupakan bagian dari kerjasama IIBF dengan Kemenakertrans untuk mensosialisasikan entrepreneurship kepada masayarakat luas. Talkshow ini disiarkan secara langsung oleh Smart FM ke beberapa kota di Indonesia melalui jaringan radio ini. Talkshow yang bertajuk “Membangun Entrepreneurship di Indonesia” ini dipandu oleh Riri Artakusuma dan berlangsung selama satu jam.
Dalam pemaparannya, Menakertrans menjelaskan tentang upaya yang telah dilakukan oleh Kementeriannya dalam rangka mempercepatkan tumbuhnya entrepreneurship. “Dari data yang kita miliki ada pertumbuhan ekonomi yang cukup baik pada awal 2009 hingga sekarang sejak penurunan yang terjadi pada pertengahan 2008,” kata Muhaimin. Muhaimin berharap kenaikan ini sebagai indikasi bahwa entreprenurship semakin baik di Indonesia. Menurut Muhaimin selama ini kementeriannya sudah mejalin kerjasama dengan banyak pihak untuk membangkitkan entrepreneurship ini. “Salah satunya adalah dengan IIBF ini,” ungkapnya sambil menoleh ke arah Presiden IIBF yang duduk di sebelahnya.
Sementara itu, menjawab pertanyaan host tentang apa yang dilakukan IIBF untuk mengembangkan entreperenership Presiden IIBF, Heppy Trenggono menjelaskan bahwa IIBF memang ada karena sebuah kebutuhan adanya lembaga yang khusus memperhatikan para pengusaha. Dan IIBF sendiri adalah sebuah gerakan untuk memajukan para pengusaha yang akan menjadi bagian dari kejayaan bangsa ini ke depan. “Ada tiga segmen yang disasar oleh IIBF untuk mempercepat entrepreneurship di Indonesia, Pertama, entrepreneur itu sendiri, kedua generasi muda dan ketiga adalah government,” kata Heppy. Untuk entrepreneur, lanjut Heppy, IIBF menyiapkan program yang dibutuhkan oleh seorang entrepreneur agar ia tumbuh menjadi benar-benar seorang pebisnis sungguhan yang cara bermainnya seperti pebisnis kelas dunia. Untuk generasi muda adalah dengan cara menarik mereka ke dalam koridor entrepreneurship. “Dan yang menjadi mimpi IIBF, pemerintah kita adalah pemerintah yang memiliki mindset entrepreneurship,” jelas Heppy.
Menyinggung tentang alasan Kemanakertrans concern dengan entrepreneurship, Muhaimin mengatakan bahwa entrepreneurship itu adalah jalan keluar dari persoalan tenaga kerja di Indonesia hari. “Sekarang masih ada pengangguran terbuka sebesar 8,9%, sedangkan pengangguran tertutup kita tidak ada data pasti karena sebagain besar adalah sarjana,” jelas Muhaimin. Menurut Muhaimin sebagian besar kementerian dalam kabinet sekarang memiliki program entrepreneurship. Sedangkan Heppy Trenggono menjelaskan bahwa IIBF meyakini salah satu jalan keluar dari problem Indonesia hari ini adalah entrepreneurship. “Saya sangat gembira mendengar entrepreneurship ini sudah menjadi trend di masyarakat kita. Dan saya optimis Indonesia akan menjadi sebuah negara kuat yang disegani,” kata Heppy.
Dalam closing statement-nya, Menakertrans menghimbau semua lapisan masyarakat agar ikut serta dalam upaya membangun entrepreneurship di Indonesia. “Kepada semua saudara sebangsa saya himbau untuk tidak ragu-ragu untuk mendukung gerakan ini. Karena inilah jalan keluar dari tenaga kerja dan bangsa kita” Muhaimin dengan bersemangat. Sementara Presiden IIBF memberi pernyataan penutup, ”Semua orang memiliki entrepreneurship di dalam dirinya tetapi hanya sedikit yang menemukannya. Saya yakin kita bisa menemukannya untuk membangun diri dan membangun bangsa,” pungkas Heppy. (AA)
|
| Last Updated ( Monday, 04 October 2010 06:45 ) |



