Saturday, 25 October 2014
Ambassador Camp
Written by Administrator    Sunday, 21 March 2010 19:26    PDF Print E-mail

Bekasi, 4/10/2010, 54 orang mengikuti ambassador camp, yakni sebuah program untuk mencetak para pendamping bisnis.  Program ini adalah kerjasama IIBF dan BBPP, Kemankertrans yang berlangsung selama 5 hari dari tanggal 4 - 8 Oktober 2010, di kantor  Balai Besar Peningkatan Produktivitas (BBPP), Kemankertrans, Bekasi, Jawa Barat.   Dari 54 orang peserta 10 orang diantaranya adalah para instruktur  BBPP  untuk program workshop entrepreneurship. Selebihnya adalah anggota IIBF yang berasal dari Bandung, Semarang, Banten, Jogjakarta, Surabaya dan Jakarta. Sebagian dari para Ambassador ini khususnya yang berasal dari Semarang dan Bandung akan menjadi pendamping bisnis dalam program One Month Entrepreneurs ke- 2 yang dimulai pada akhir Oktober ini.
 
Hari ini telah membalikkan persepsi kami tentang birokrasi yang selama ini terkesan tidak serius dengan program kerja  mereka . Tapi di BBPP ini kami menemukan seorang birokrat yang demikian gigih memperjuangkan entrepeneurship  dan nasib bangsa ini ke depan. Dan orang itu adalah Ibu Nora Ekaliana,” Edi Cahyanto  dalam sambutannya di depan para peserta. Edi lalu menceritakan tentang pertemuan dengan BBPP ketika tim Kemankertrans memonitor program OME I yang berlangsung di Semarang Agustus 2010. Kesan itu kemudian membuahkan kerjsama untuk membangun entrepreneurship dengan program pertama Ambassador Camp ini.
 
Sementara dalam sambutan balasannya Kepala BBPP, Nora Ekaliana mengungkapkan harapannya tentang program ini. “Saya ingin para instruktur dari BBPP yang  ikut dalam program ini memiliki bahasa dan sikap yang sama dengan para peserta yang berlatar belakang pengusaha,” ungkap Nora. Nora juga mengungkapkan kesannya ketika melihat langsung para peserta OME 1 memaparkan laporan kegiatan perusahaan masing-masing di depan dewan juri yang notabenenya para Coach IIBF.
 
Selama lima hari para ambassador ini diberi beragam materi dan ketrampilan  yang disampaikan melalui ceramah, game, video dan gambar. Presiden IIBF, Heppy Trenggono memberi langsung materi yang berhubungan dengan Self dan Business Mastery. Dalam Business Mastery, Amabssador diajak untuk mendalami tentang tiga hal fundamental dalam business ; targer market, kompetisi dan dan add value. Materi ini juga ditambah dengan Business Game, di mana para peserta dilibatkan dalam sebuah permainan yang terdiri dari lima orang. Empat sebagai pebisnis dan seorang lagi sebagai bankir. Pada akhir permainan akan diperoleh pemenang berdasarkan pada perolehan profit dan cashnya. Dalam Self Mastery diajarkan tentang karakter unggul yang harus dimilik seorang entrepreneur dan bagaimana cara membangun karakter itu. Materi ini juga dilengkapi dengan Rule of the Game dan 4 Disiplin sukses IIBF. 
 
Jum’at pagi , Ambassador camp ini berakhir. Febie Dwikha Anggareni dari BBPP dinyatakan sebagai Best Participant.  Marsono dari IIBF sebagai runner up 1 dan Mantovani Lumban Toruan dan BBPP sebagai runner up 2. “Kami belum pernah mengikuti training seperti ini. Masuk jam 8 pagi selesai jam 9 malam dan selama 5 hari lagi. Tapi rasanya sepanjang hari kita tidak capek dan tetap semangat,” Katharina Dewi dari BBPP mengomentari program ini. Meski pada hari pertama masih saling jaim (jaga image) namun pada hari terakhir peserta dari BBPP dan IIBF sudah menyatu seperti dalam keluarga. “Tadinya kita kira sama dengan yang lain dua kelompok berbeda ini tidak akan berbaur. Tapi pada hari kedua kami sudah merasa bertemu dengan keluarga sendiri. Ini adalah training yang tidak akan saya lupakan sepanjang hidup saya,” kata Febie.
 
Pukul 11.20 WIB Ambassador Camp ditutup secara resmi dalam seremoni singkat.  “Saya ingin anak-anak saya juga dilibatkan dalam OME nanti agar mereka juga punya pengalaman dan perasaan yang sama dengan para pengusaha IIBF,” kata Nora dalam sambutan penutupnya. Nora juga meminta timnya untuk segera berkumpul di ruangannnya untuk mendiskusikan apa yang telah dipelajari dalam Ambassador camp. Sementara itu Presiden IIBF menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasihnya secara pribadi dan lembaga kepada pihak BBPP dalam kerjasama ini. “Dalam acara ini kita telah menemukan seorang sahabat, guru dan juga pemimpin yang luar biasa yang telah menginspirasi saya dan tim. Dan bila Indonesia memiliki banyak orang seperti orang ini saya sangat yakin Indonesia akan segeras keluar dari masalahnya dan  menjadi negara jaya dan disegani. Orang itu adalah Ibu Nora Ekaliana,” kata Heppy yang disambut dengan tepuk tangan semua peserta dan undangan.
 
Di penghujung acara masih ada kegembiraan lagi yakni foto bersama.. (AA)
 
Last Updated ( Thursday, 14 October 2010 13:48 )