Selamat datang di iibf-indonesia.com, silahkan register terlebih dahulu untuk mendapatkan berita dan artikel terbaru dari iibf, terima kasih.
Wednesday, 22 May 2013
IIBF Bentuk “Business Mentoring Indonesia”
Written by Administrator    Sunday, 21 March 2010 19:26    PDF Print E-mail


Serpong, 22/01/2012. Dari perjalanan selama 2 tahun IIBF sejak berdirinya 2009 lalu menunjukkan banyak kebutuhan para pengusaha di Indonesia yang tidak terjawab. Salah satunya adalah bisnis coaching yang dapat mengarahkan seorang pebisnis menjalankan usahanya. Ketika seorang pengusaha menemukan jalan buntu dalam usahanya maka dia akan cenderung mencari penyebab di luar dirinya. Dan biasanya dia tidak dapat melihat hal-hal yang esensial di dalam bisnisnya yang dalam banyak kasus menjadi penyebab bisnis tidak berjalan seperti yang diinginkan. Disinilah dia membutuhkan seorang pendamping yang berfungsi sebagai coach yang membantunya melihat dan menyelesaikan masalahnya. “Yang terbaik pun perlu pelatih” kata-kata yang kerap diucapkan Presiden IIBF . Heppy Trenggono kepada anggota IIBF.
 
Dari kondisi inilah maka Rakernas IIBF yang berlangsung selama 3 hari (20-22/1) di Puspiptek, Serpong Tangerang, Banten, membentuk komisi khusus yang membahas tentang badan semi otonom IIBF yang khusus menangani semua workshop, training, coaching yang ada di IIBF. Badan ini bernama Business Mentoring Indonesia (BMI) yang secara professional berperan sebagai school of businessnya IIBF. Dikepalai seorang direktur yang bertanggung terhadap semua kegiatan dan kebutuhan di dalam badan ini. Program perdana BMI ini adalah Coach Training pada tanggal 4 - 8 Maret 2012 di Malang, Jawa Timur. Coach Training adalah pelatihan untuk mencetak para coach yang akan mendampingi para pengusaha untukk menjalankan bisnisnya.
 
Dua komisi lain dalam Rakernas itu membahas tentang Keorganisasian di komisi A dan sikap juang IIBF terhadap Gerakan Beli Indonesia di komisi C. Rakernas dibuka secara resmi oleh Sekjen IIBF, Aswandi As’an dan refleksi perjalanan 2 tahun IIBF oleh Ahmad Nur Sodik. Pembekalan awal disampaikan oleh Presiden IIBF, Heppy Trenggono yang memberikan wawasan arah dan tujuan dari rakernas ini dan apa yang harus terjadi setelah ini. Pada hari ketiga para peserta turun ke jalan melakukan Bhakti Pemuda Beli Indonesia, di pasar Serpong, Cisauk, Tangerang Selatan. Yakni kegiatan dengan turun ke pasar menemui pembeli dan penjual untuk membela produk dan bangsa sendiri. (AA)
 
Last Updated ( Sunday, 29 April 2012 13:13 )