Kami penuhi panggilan “AlMaidah: 51”

  by

iibf-indonesia.com, Jakarta – Tak ingin kehilangan kesempatan memenuhi panggilan “Al-Maidah: 51” atas upaya penistaan ayat suci Al-Qur’an oleh oknum pejabat di DKI Jakarta di kepulauan seribu, Presiden IIBF, Ir. Heppy Trenggono meminta segenap kadernya untuk ambil bagian.

“IIBF tetap organisasi pengusaha bukan organisasi pendemo. Namun aksi 411 bukanlah sebuah demo melainkan perjuangan membela AlQur’an, perjuangan membela Agama Allah SWT” Terang Presiden IIBF.

Genderang sudah di tabuh, gelegar semangat pun tak kalah ditunjukkan oleh kader-kader daerah menyambut seruan tersebut, para penggerak segera berkonsolidasi dan mempersiapkan segala sesuatunya dari transportasi, konsumsi hingga ke pernak-pernik kecil pendukung seperti P3K, atribut organisasi termasuk seruan aspirasi. Luapan semangat juga terpancar dari geliat para pengusaha pejuangan kader IIBF di daerah, tidak hanya kedalam namun mereka juga melakukan langkah-langkah untuk memobiliasi kekuatan umat yang lain, berkonsolidasi dengan berbagai elemen pergerakan dan ormas menyambut seruan Al-maidah : 51.

Ulul Azmi, korlap Lampung misalnya, awalnya hanya menyediakan 2 bus namun tingginya animo masyarakat yang ingin ikut mengakibatkan membeludaknya pendaftar membuat kader-kader untuk menambah armada menjadi 4 bus, dan itu pun masih banyak yang tidak terangkat termasuk ibu-ibu.

“ibu-ibu banyak sekali yang ingin ikut, namun karena keterbatas akhirnya bapak-bapak yang kita prioritaskan. Mereka kita perbantukan untuk mengurus persiapan dan perbekalan” ungkap Ulul.

IIBF Wilayah Jawa Timur tidak kalah heroismenya, ribuan masa di mobilisasi secara bergelombang,  baik menggunakan bus maupun menyewa gerbong kereta. Begitu juga daerah-daerah lain seperti semarang, pekalongan, wonosobo, kebumen, tasik, banjar, Palembang, Makassar yang juga tidak mau kalah dengan yang lain.

Selain itu, bekerjasama dengan Rumah Amanah Rakyat (RAR), IIBF mendirikan dapur umum guna memberikan bantuan logistic bagi umat yang ingin menyampaikan aspirasinya langsung kepada Presiden. Tidak kurang dari 50.000 nasi bungkus di distribusikan oleh team yang di gawangi oleh Deci Anawati.

Saudaraku, Islam memang tidak akan hilang kemuliannya meskipun di hina, demikian juga kebesaran dan keagungan Allah SWT dan Rosulnya, namun sesungguhnya adalah dimana kita berapa? Berdiri tegak membela para penista atau berjuang sekuat tenaga membela Allah, Kitab dan Rasul kita? Layaknya beribadah bukan untuk Allah namun untuk bekal kita nanti. Demikian juga memenuhi panggilan AlMaidah 51, dengannya semoga Allah menolong kita di akherat kelak. Dan hari ini semoga Allah perjalankan kita melihat Almaidah 52-54 terjadi hingga umat menggapai kemenangan.

Jika pelaku penistaan tidak juga diadili, bersiap siagalah untuk bangkit memenuhi panggilan AlMaidah 51 selanjutnya. Allahu Akbar!! ANS

Save

Save

Save

Save

Save

Save